CAPAIAN SENTRA-KI

CAPAIAN

Kegiatan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat setiap dosen dan mahasiswa mendorong tercapainya pengembangan keilmuan sebagaimana di gariskan pada Rencana Strategis (RENSTRA) Penelitian Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Terdapat bidang-bidang fokus sebagai berikut:

  1. Kemandirian Pangan
  2. Energi, Energi baru dan Terbarukan
  3. Bidang Kesehatan dan Obat
  4. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  5. Material Maju
  6. Penanggulangan Kebencanaan
  7. Sosial Humaniora dan Budaya

Rangkuman Capaian:

Berbagai aktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat telah mendapatkan pengakuan dengan perolehan pengakuan Hak Cipta maupun Paten dalam menopang ketercapaian target RENSTRA Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

  1. Paten Granted pada Periode 2022 – 2025
NoJenisJudulGrantedTahunTopik Terkait RENSTRA
1Paten SederhanaMETODA PEMBUATAN KOMPOSIT BENTONIT ALGINAT SEBAGAI ADSORBEN PEWARNA KRISTAL UNGU13 Mei 20222022Topik 5: Material Maju
2Paten SederhanaMETODA PENGHILANGAN LIGNIN DARI SERAT NABATI SECARA KIMIA10 Juni 20222022Topik 5: Material Maju
3Paten SederhanaFORMULA ROTI TAWAR DENGAN SUBTITUSI TEPUNG BIJI DURIAN TERFERMENTASI DAN BEKATUL BERAS1 Februari 20232023Topik 1: Kemandirian Pangan
4Paten SederhanaMETODA PEMBUATAN YOGURT ANTIDIABETES DARI SUSU SAPI DAN ANGKAK BIJI DURIAN13 Februari 20232023Topik 1: Kemandirian Pangan
Topik 3: Bidang Kesehatan dan Obat
Topik 6: Penanggulangan Kebencanaan
Topik 7: Sosial Humaniora dan Budaya
5Paten SederhanaMATRAS TERAPI DENGAN KOMPUTER RASPBERRY PI UNTUK KONTROL PERATA TEKANAN TUBUH YANG SELEKTIF23 Februari 20232023Topik 4: Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Topik 3: Bidang Kesehatan dan Obat
Topik 7: Sosial Humaniora dan Budaya
6PatenKOMPOSISI LARUTAN ANTISEPTIK BERBASIS ALKOHOL DAN MINYAK ATSIRI UNTUK KULIT SENSITIF13 April 20232023Topik 3: Bidang Kesehatan dan Obat
7Paten SederhanaMETODE PEMBUATAN KERIPIK UMBI-UMBIAN DENGAN PERENDAMAN KALSIUM KLORIDA DARI HASIL EKSTRAKSI CANGKANG TELUR AYAM1 Agustus 20232023Topik 1: Kemandirian Pangan
8Paten SederhanaMETODE PEMBUATAN TABLET HISAP ANTISEPTIK MULUT DARI KULIT JERUK PURUT (Citrus hystrix)29 Agustus 20232023Topik 3: Bidang Kesehatan dan Obat
Topik 5: Material Maju
9Paten SederhanaKLIP TULANG RUSUK24 Juni 20242024Topik 3: Bidang Kesehatan dan Obat
10Paten SederhanaALAT PENGHENTI ALIRAN INFUS TETES OTOMATIS BERBASIS PENGINDERA BERAT DAN KATUP JEPIT6 Maret 20252025Topik 4: Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Topik 3: Bidang Kesehatan dan Obat
Topik 7: Sosial Humaniora dan Budaya

2. Jumlah Paten Granted periode 2022-2025

3. Jumlah Hak Cipta Periode 2022-2025

DAMPAK

Analisa dari Capaian di dasarkan kepada:

  1. Perbandingan berdasar Target RENSTRA UNIVERSITAS 2021- 2025

a. Berdasarkan RENSTRA Universitas Katolik Widya Mandala Periode 2022 – 2025 disebutkan bahwa target dari ” Jumlah Paten yang telah memperoleh perlindungan Hak Paten (secara kumulatif) adalah 4,5,6,7 paten. Dengan demikian setiap tahun ditargetkan terdapat 1 paten baru yang disetujui (granted). Dari uraian serta gambar grafik di atas dapat disimpulkan bahwa target tersebut dapat dipenuhi, bahkan di tahun 2023 terdapat kenaikkan mencapai enam (6) kali lipat atau 600%. Yang perlu diinfomasikan juga bahwa pada saat ini total paten dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya yang telah disetujui (granted) dari informasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) secara total………. adalah………. Dan juga pada saat ini kantor Sentra-KI melihat terdapat …………………yang sedang proses. Pengajuan yang sudah proses in tersebar dalam berbagai tahapan: formatif, subtantif , dan lain-lain.

b. Berkaitan dengan Hak Cipta, maka RENSTRA Universitas mentargetkan pada periode 2022-2025 terdapat konstan kenaikkan dari 70 mencapai 100 karya cipta, atau dengan kata lain kenaikan 10 karya cipta setiap tahunnya. Dengan jumlah dosen yang relatif konstan yaitu berkisar di antara 400 dosen, maka jumlah karya cipta setiap tahun antara 60 -70, adalah……….. nilai yang menunjukkan keaktifan dari 15% dosen

    2. Berdasar pada Manfaat yang dirasakan masyarakat